MoA UNISMA Bekasi–PUSPAGA Buka Peluang Mahasiswa Psikologi Magang Konselor

Bekasi -Mahasiswa Psikologi, Fakultas Psikologi, Komunikasi, & Humaniora (FPKH) (FPKH), Universitas Muhammadiyah Indonesia (UM.ID) (UNISMA) Bekasi kini memiliki akses langsung ke dunia praktik konseling keluarga melalui kerja sama dengan Pusat Pembelajaran Keluarga (PUSPAGA) Kota Bekasi. Kolaborasi ini membuka peluang magang konselor sebagai bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada aspek pendidikan dan pengabdian kepada masyarakat.

Kerja sama yang tertuang dalam nota kesepakatan (MoA) ini ditandatangani oleh Ketua PUSPAGA Kota Bekasi Dwi Setyowati, S.Kom., M.M., bersama Dekan Fakultas Psikologi, Komunikasi, & Humaniora (FPKH) (FPKH) UNISMA Bekasi Yanto Supriyatno, Drs., M.Si. Implementasi kerja sama ini bertepatan dengan Upacara Peringatan Hari Ibu pada 22 Desember yang digelar di Kantor Wali Kota Bekasi.

Melalui kerja sama FPKH UNISMA Bekasi dan PUSPAGA Kota Bekasi, program ini menjadi bagian dari penguatan pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning). Mahasiswa tidak hanya memperoleh pengalaman praktis sesuai bidang keilmuan, tetapi juga mengasah kepekaan sosial, keterampilan komunikasi, serta etika profesi sebagai calon konselor. Keterlibatan langsung di PUSPAGA memungkinkan mahasiswa memahami dinamika persoalan keluarga dan masyarakat secara nyata, yang selama ini dipelajari di ruang kelas.

Penguatan kolaborasi tersebut turut didukung oleh peran Kaprodi Psikologi S1 UNISMA Bekasi, Dr. Siti Nurhidayah, M.Si., yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua PUSPAGA Kota Bekasi. Melalui pendampingan akademik dan praktik lapangan, mahasiswa dibimbing untuk menerapkan teori psikologi dalam konteks pelayanan publik sekaligus berkontribusi dalam upaya peningkatan kesejahteraan keluarga di Kota Bekasi.

Ke depan, Dr. Siti Nurhidayah, M.Si., berharap kerja sama ini diharapkan dapat berkelanjutan dan melibatkan lebih banyak mahasiswa lintas angkatan. Dengan demikian, peran perguruan tinggi sebagai pusat pengembangan ilmu sekaligus agen perubahan sosial dapat terus diwujudkan. (humasunismabekasi)

Mahasiswa Psikologi UNISMA Bekasi Raih Kategori Favorit Lomba Karya Tulis Ilmiah Nasional IASSSF

Bekasi – Mahasiswa Program Studi Psikologi Universitas Muhammadiyah Indonesia (UM.ID) (UNISMA) Bekasi yang sedang bertransformasi menjadi Universitas Muhammadiyah Indonesia (UM.ID) berhasil menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional dengan meraih Kategori Favorit dalam Lomba Karya Tulis Ilmiah Nasional yang diselenggarakan oleh IASSSF (Institute for Advanced Social, Science, and Sustainable Future).

Karya tulis ilmiah berjudul “Ketika Media Sosial Menjadi Ruang Terapi” ini mengangkat isu pemanfaatan media sosial dalam perspektif psikologi secara akademis, kritis, dan relevan dengan dinamika masyarakat kontemporer. Penelitian tersebut menyoroti bagaimana media sosial tidak hanya berfungsi sebagai sarana komunikasi dan hiburan, tetapi juga berpotensi menjadi ruang ekspresi emosional, dukungan sosial, serta media refleksi psikologis bagi individu di tengah tantangan kesehatan mental di era digital.

Tim penulis karya tulis ilmiah ini terdiri dari Tati (Mahasiswa Psikologi 2024), Aura Shandra Ashary (Mahasiswa Psikologi 2022), dan Nazala Khalila Syah (Mahasiswa Psikologi 2024). Ketiganya dibimbing oleh Dr. Siti Nurhidayah, S.Psi., M.Si., selaku dosen pembimbing yang aktif mendorong penguatan riset mahasiswa berbasis isu sosial dan psikologis yang aktual.

Dr. Siti Nurhidayah menyampaikan bahwa karya ilmiah ini lahir dari gagasan kritis dan solutif mahasiswa yang berangkat dari tema besar lomba, yakni “Peran komunikasi dan media dalam membentuk identitas, wacana, serta kesejahteraan psikologis komunitas Muslim di era digital.” Penelitian tersebut secara khusus mengupas hubungan intensitas konten Islami di media sosial dan regulasi emosi terhadap psychological well-being pada individu Muslim.

Lebih lanjut, penelitian ini melibatkan 204 responden dewasa awal Muslim yang aktif menggunakan media sosial. Hasil kajian menunjukkan bahwa media sosial, apabila dimanfaatkan secara reflektif dan terarah, berpotensi menjadi ruang yang mendukung kesejahteraan psikologis, terutama melalui paparan konten positif dan kemampuan individu dalam mengelola emosinya.

Hal ini merupakan kontribusi mahasiswa Psikologi UNISMA Bekasi/UM.ID dalam pengembangan keilmuan, khususnya di bidang psikologi sosial dan literasi ilmiah, serta menunjukkan kemampuan mahasiswa dalam merespons fenomena sosial melalui pendekatan akademik yang sistematis dan aplikatif.

Prestasi tersebut sekaligus memperkuat komitmen Psikologi UNISMA Bekasi/UM.ID dalam mendukung mahasiswa untuk berprestasi di tingkat nasional, mengembangkan budaya riset, serta menghasilkan karya ilmiah yang berdampak bagi masyarakat luas. (Humas UNISMA Bekasi)

Dinda Fahriyatun Khusnaini, Mahasiswa Psikologi FPKH UNISMA Bekasi Raih Juara 1 Putri Duta Baca Kabupaten Bogor 2025

Bogor- Dinda Fahriyatun Khusnaini, 41183507230008, mahasiswa Program Studi Psikologi S1 di Fakultas Psikologi, Komunikasi, & Humaniora (FPKH) (FPKH) Universitas Muhammadiyah Indonesia (UM.ID) (UNISMA) Bekasi, berhasil meraih Juara 1 Putri dalam ajang Pemilihan Duta Baca Kabupaten Bogor 2025 yang diselenggarakan oleh Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Bogor. Kompetisi Duta Baca Kabupaten Bogor 2025 merupakan salah satu program literasi yang mendorong generasi muda untuk menjadi agen perubahan dalam bidang membaca, literasi digital, dan kontribusi terhadap lingkungan masyarakat Kabupaten Bogor.

Dinda, yang tengah menjalani kuliah Psikologi S1 di UNISMA Bekasi, menunjukkan tekad dan semangat tinggi untuk berkontribusi dalam dunia literasi. Dengan kemampuan komunikasi yang baik dan pemahaman literasi yang kuat, ia mengikuti seleksi Pemilihan Duta Baca Kabupaten Bogor 2025 dan bersaing dengan banyak peserta dari berbagai latar belakang — pelajar, mahasiswa, dan masyarakat umum. Setelah berbagai tahap seleksi administrasi, wawancara, dan presentasi gagasan literasi, Dinda akhirnya dinobatkan sebagai pemenang juara utama kategori putri. Kemenangan ini menunjukkan bahwa mahasiswa Psikologi UNISMA Bekasi pun dapat bersaing dan berprestasi dalam arena literasi tingkat kabupaten.

Di kampus UNISMA Bekasi, mahasiswa bisa aktif dalam kegiatan literasi, organisasi kemahasiswaan, serta program pengabdian masyarakat untuk memperkuat kontribusi keilmuan dan sosial. Dengan demikian, literasi bukan hanya kemampuan membaca, melainkan juga kemampuan berbicara, berbagi, dan membentuk perubahan.

Bagi kamu yang ingin menempuh pendidikan di bidang psikologi dan mengembangkan potensi diri di bidang sosial, pendidikan, maupun organisasi — Program Studi Psikologi UNISMA Bekasi membuka kelas Reguler dan Karyawan dengan empat peminatan menarik: Psikologi Industri & Organisasi, Psikologi Pendidikan & Perkembangan, Psikologi Sosial, Psikologi Klinis. (humasunismabekasi)

Menyalakan Api Literasi: Teras Bahasa Sastra Inggris Unisma Bekasi Membawa Keceriaan Belajar ke Taman Kota

Teras Bahasa - Sastra Inggris Unisma Bekasi

Di tengah hiruk pikuk kota, sebuah pemandangan hangat dan inspiratif hadir di salah satu taman. Sekelompok anak-anak terlihat asyik duduk di atas tikar, tawa mereka berpadu dengan suara lembaran buku yang dibalik. Ini bukan taman bermain biasa; ini adalah Teras Bahasa, sebuah gerakan literasi yang digagas oleh para mahasiswa Program Studi Sastra Inggris, Universitas Muhammadiyah Indonesia (UM.ID) Bekasi.

Teras Bahasa adalah sebuah perpustakaan mini dan ruang belajar terbuka yang digelar secara gratis untuk masyarakat. Dengan spanduk biru cerah yang menawarkan “Reading Corner,” “English Game,” dan yang terpenting, “FREE,” para mahasiswa ini mengubah sudut taman menjadi oase pengetahuan yang menyenangkan.

Belajar Menjadi Menyenangkan dan Bermakna

Konsep yang diusung sangat sederhana namun efektif. Rak buku portabel dipenuhi dengan berbagai bacaan menarik, dari buku cerita anak-anak hingga novel. Anak-anak dan warga sekitar dipersilakan untuk datang, memilih buku, dan membaca santai di atas tikar yang telah disediakan.

Namun, Teras Bahasa menawarkan lebih dari sekadar membaca. Para mahasiswa dengan cerdas mengintegrasikan pembelajaran bahasa Inggris ke dalam kegiatan yang interaktif. Hal ini dirasakan langsung oleh salah satu pengunjung yang hadir.

“Kegiatannya bagus sih, positif banget gitu buat numbuhin minat anak-anak buat baca,” ujarnya. Ia juga menambahkan betapa kreatifnya para mahasiswa. “Sambil anak ngegambar, sambil anak mewarnai, itu ditanya, ‘Ini bahasa Inggrisnya apa?’ Jadi anak jadi tambah tahu, ya. Positif banget, bagus!”

Komentar ini menunjukkan bahwa Teras Bahasa berhasil menciptakan lingkungan belajar yang santai, di mana pengetahuan baru, khususnya kosakata bahasa Inggris, diserap oleh anak-anak secara alami sambil bermain.

Menyentuh Hati, Membuka Jendela Dunia

Dampak dari kegiatan ini ternyata jauh lebih dalam. Pengunjung lain, seorang ibu yang mengamati dari dekat, menyoroti peran penting Teras Bahasa bagi anak-anak yang mungkin tidak memiliki akses pendidikan formal.

“Bagus juga buat anak-anak, apalagi kayak anak-anak yang itu kan nggak sekolah,” katanya, sambil menunjuk ke arah beberapa anak yang ikut serta. Baginya, inisiatif mahasiswa ini sangat membantu. “Kalau Abang-abang sama Kakak-kakak bikin begini, sangat membantu mereka. Kita juga berterima kasih, ada begini kan gratis, terus menyediakan buku-buku, jadi bisa juga belajar membaca.”

Pernyataannya menjadi bukti bahwa Teras Bahasa bukan sekadar program pengabdian masyarakat biasa. Ini adalah jembatan harapan, sebuah upaya nyata untuk memastikan tidak ada anak yang tertinggal dan semua memiliki kesempatan yang sama untuk mengenal dunia melalui buku.

Inisiatif yang Patut Didukung

Teras Bahasa adalah cerminan dari semangat dan kepedulian generasi muda. Para mahasiswa Sastra Inggris UM.ID Bekasi telah berhasil menerapkan ilmu mereka untuk memberikan manfaat langsung kepada komunitas, membuktikan bahwa pendidikan tinggi memiliki kekuatan untuk menciptakan perubahan sosial yang positif.

Kegiatan seperti ini layak mendapatkan apresiasi dan dukungan penuh dari kita semua. Mari kita nantikan dan dukung terus program Teras Bahasa selanjutnya.

Psikologi UNISMA Bekasi Dukung Kesehatan Mental Guru SMK Melalui Seminar dan FGD

Mengapa Kesehatan Mental Guru Penting dalam Pendidikan Vokasi?

Bekasi – Universitas Muhammadiyah Indonesia (UM.ID) (UNISMA) Bekasi menjadi tuan rumah pentingnya diskusi mengenai kesehatan mental guru dalam seminar dan Focus Group Discussion (FGD). Acara kolaboratif antara UNISMA Bekasi dan Musyawarah Guru Bimbingan dan Konseling (MGBK) Kota Bekasi ini diadakan pada 31 Juli 2025 di Kampus UNISMA Bekasi.

Acara ini secara khusus membahas tema “Kesehatan Mental Guru dalam Penerapan Deep Learning untuk Memperkuat Karakter Budaya Industri dan Attitude Lulusan SMK”. Fokus acara adalah meningkatkan kualitas pendidikan vokasi dengan memastikan kesejahteraan mental para pendidik.

Mendorong Kualitas Lulusan SMK Lewat Deep Learning

Acara dibuka oleh Dr. H. Abdul Khoir HS, Wakil Rektor 3 UNISMA Bekasi, dan Heri Purnomo, S.Psi.,M.M., Ketua MGBK SMK Kota Bekasi, yang keduanya menekankan peran vital kesehatan mental guru sebagai fondasi pendidikan.

Narasumber utama, Wikan Sakarinto, S.T., M.Sc., Ph.D., pakar entrepreneur dan akademisi, memaparkan bagaimana kondisi psikologis guru SMK berdampak pada efektivitas pembelajaran. Ia juga menyoroti penerapan deep learning sebagai metode untuk membentuk karakter, kemampuan berpikir kritis, serta sikap profesional (attitude) siswa. Ia menekankan bahwa bekal ini sangat krusial bagi lulusan SMK saat memasuki dunia kerja.

Dalam sesi FGD, para peserta yang terdiri dari guru, akademisi, dan perwakilan industri berdiskusi mengenai tantangan yang dihadapi di lapangan, seperti stres, beban administrasi, dan minimnya pelatihan deep learning. Hasilnya, dirumuskanlah berbagai solusi, antara lain penguatan layanan psikososial dan pelatihan berkelanjutan bagi guru, serta kolaborasi yang lebih erat antara sekolah dan industri.

Acara ini tidak hanya menyediakan pengetahuan baru, tetapi juga meningkatkan kesadaran tentang pentingnya kesehatan mental bagi para pendidik. Dengan kegiatan ini, Psikologi UNISMA Bekasi menegaskan komitmennya untuk mendukung peningkatan kualitas pendidikan vokasi dan kesejahteraan tenaga pengajar. Komitmen ini selaras dengan upaya pembangunan sumber daya manusia Indonesia yang unggul dan siap bersaing di era modern. (humasunismabekasi)

Yudisium Prodi Psikologi UNISMA Bekasi Jadi Momen Penting Lulusan S1

Bekasi-Program Studi (Prodi) Psikologi S1 Fakultas Psikologi, Komunikasi, & Humaniora (FPKH) (FPKH) Universitas Muhammadiyah Indonesia (UM.ID) (UNISMA) Bekasi baru saja sukses menggelar Yudisium bagi para lulusan yang telah menyelesaikan sidang skripsi. Acara yang menandai kelulusan resmi para mahasiswa ini diselenggarakan pada Selasa, 29 Juli 2025, bertempat di Gedung L kampus psikologi UNISMA Bekasi. Yudisium ini menjadi langkah penting bagi para lulusan sebelum melangkah ke jenjang wisuda. Dengan lulusnya angkatan ini, UNISMA Bekasi terus menunjukkan komitmennya sebagai salah satu universitas psikologi di Bekasi yang unggul dan pilihan utama bagi calon mahasiswa yang ingin kuliah psikologi di Bekasi. (humasunismabekasi)

Alfina Rizky Damayanti Prodi Psikologi S1 Juara Tingkat Fakultas Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (PILMAPRES) 2025

Bekasi – Universitas Muhammadiyah Indonesia (UM.ID) Bekasi (UNISMA) Bekasi resmi mengumumkan Alfina Rizky Damayanti Program Studi  Psikologi S1 sebagai Juara Tingkat Fakultas Psikologi, Komunikasi, & Humaniora (FPKH) (FPKH) dalam ajang Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (Pilmapres) 2025. Kegiatan bergengsi yang diselenggarakan oleh Direktorat Kemahasiswaan dan Alumni (DIKA) UNISMA ini digelar pada Kamis, 22 Mei 2025, di ruang rapat lantai 3 Gedung Rektorat. Pilmapres tahun ini diikuti oleh finalis dari enam fakultas, yang telah melalui tahapan seleksi ketat mulai dari seleksi administrasi, uji kemampuan bahasa Inggris, hingga presentasi karya ilmiah pada 6–8 Mei 2025. (humasunismabekasi)

Lihat berita : DIKA UNISMA Bekasi Umumkan Pemenang Pilmapres 2025: Mahasiswa Berprestasi Siap Harumkan Nama Kampus Bekasi di Tingkat Nasional

Penghargaan dan Apresiasi
Juara 1: Rp1.000.000
Juara 2: Rp750.000
Juara 3: Rp500.000
Juara Fakultas: Rp250.000

SELAMAT ATAS PENCAPAIAN GELAR DOKTOR UNTUK DOSEN PRODI. PSIKOLOGI Universitas Muhammadiyah Indonesia (UM.ID) Dr. Siti Nurhidayah, M.Si

Assalamu’alaikum waRahamatullahi waBarakatuh

Barakallah, Segenap Keluarga Besar Civitas Akademika Universitas Muhammadiyah Indonesia (UM.ID) (UNISMA) BEKASI sangat bangga atas pencapaian

” Dr. Siti Nurhidayah, M.Si ”

Dosen Program Studi Psikologi Fakultas Psikologi, Komunikasi, & Humaniora (FPKH) (FPKH) yang telah meraih ????? ?????? (?3) Bidang Ilmu Psikologi di Universitas Persada Indonesia Y.A.I.

Semoga Ilmu yang didapat bisa memberikan kebermanfaatan bagi masyarakat luas. Aamin YRA ? (humasunismabekasi)

Seminar dan FGD Kesehatan Mental Guru BK di Era Gen Z oleh MGBK SMK Kota Bekasi x UNISMA Bekasi x RS Hermina Bekasi

Bekasi – Menyambut Hari Kesehatan Mental Sedunia, Psikologi Fakultas Psikologi, Komunikasi, & Humaniora (FPKH) (FPKH) Universitas Muhammadiyah Indonesia (UM.ID) (UNISMA) Bekasi bekerja sama dengan MGBK (Musyawarah Guru Bimbingan dan Konseling) SMK Kota Bekasi dan RS Hermina Bekasi menggelar Seminar dan FGD untuk membahas kesehatan mental guru Bimbingan dan Konseling (BK) di era Generasi Z. Selama ini, guru BK berperan menjaga kesehatan mental siswa, namun perhatian terhadap kesehatan mental mereka sendiri (sebagai guru BK) sering terabaikan.

Guru dari generasi Milenial dan X menghadapi tantangan besar dalam mendidik siswa Gen Z, terutama terkait perbedaan gaya komunikasi dan pendekatan belajar. Siswa Gen Z, yang terbiasa dengan teknologi canggih, cenderung lebih visual dan cepat beradaptasi, sementara guru lebih familiar dengan metode pengajaran konvensional. Hal ini menciptakan gap dalam perhatian siswa yang mudah teralihkan, kesulitan dalam penyesuaian teknologi, serta perbedaan pandangan terhadap otoritas di kelas.

Melihat fenomena ini, MGBK SMK Kota Bekasi menginisiasi pertemuan untuk membahas solusi tersebut. Program studi Psikologi FPKH UNISMA Bekasi turut berperan sebagai fasilitator dan menghadirkan Dosen Psikologi dan DosenTeknik sebagai panelis yang membawakan materi dari perspektif religiusitas dan psikologi.

“Seminar dan FGD ini adalah bagian dari pengabdian kami (Tridharma Perguruan Tinggi), UNISMA Bekasi kepada masyarakat, khususnya kepada guru dan sekolah. Saya berharap acara ini dapat meningkatkan profesionalisme dan kesehatan mental guru,” ujar Rektor UNISMA Bekasi, Dr. Amin, S.Pd., M.Si., saat membuka seminar.

Di seminar yang berlangsung di aula gedung Pascasarjana lantai 3 UNISMA Bekasi, Ketua MGBK SMK Kota Bekasi Heri Purnomo, S.Psi., M.M., menyatakan pentingnya kembali kepada prinsip pendidikan Ki Hajar Dewantara dan ajaran Rasulullah SAW:

“Sebagai guru BK perlu kembali mengingat kembali pada prinsip pendidikan Ki Hajar Dewantara, yaitu harus menjadi inspirasi/teladan baik (ing ngarsa sung tuladha), membangun semangat (ing madya mangun karsa) dan motivasi (tut wuri handayani). Kemudian seperti yang sudah diajarkan Rasulullah Saw, Ada uswatun hasanah dalam diri Rasulullah, ‘Didiklah anakmu sesuai zamannya’. Maka adaptasi itu mutlak, menghadapi gen Z, tidak bisa menjadikan parameter pendidikan kita di masa lalu,” kata Ketua MGBK SMK Kota Bekasi pada Rabu, 09 Oktober 2024.

Setelah pembukaan acara seminar pun dimulai dengan menghadirkan 3 (tiga) panelis yaitu :

  • Alfiana Indah Muslimah, M.Psi.,  Psikolog dan Dosen Psikologi (FPKH)
  • Dr. Amin Bakri, M.T., Dosen Fakultas Teknik
  • dr. Liko Maryudhiyanto, Sp.KJ., RS Hermina Bekasi

Materi yang disampaikan dari para panelis pun menarik cukup banyak atensi peserta, terlihat dari antusiasme pada sesi tanya jawab. Setelah seminar, acara berlanjut ke FGD para guru BK untuk berdiskusi lebih dalam mengenai topik seminar dan impelmentasi nya di sekolah. Acara FGD ini dilanjutkan setelah istirahat, sholat dan makan siang.

Selain seminar dan FDG, acara juga dimeriahkan dengan pemeriksaan kesehatan GRATIS dari Klinik kesehatan dan Konseling UNISMA Bekasi, serta pengecekan BMI menggunakan timbangan bioelectrical impedance analysis (BIA) dari RS Hermina Bekasi. Tak ketinggalan, penampilan tari oleh mahasiswi Psikologi turut menambah kemeriahan acara. (humasunismabekasi)

NEWS HIGHLIGHT !!! KOLABORASI PRODI.PSIKOLOGI DENGAN MGBK BEKASI ” GURU SEBAGAI PENDIDIK GEN Z “

PEMBUKAAN KEGIATAN BELAJAR “SEKOLAH LANSIA BERSINAR” : DOSEN DAN MAHASISWA PSIKOLOGI FPKH Universitas Muhammadiyah Indonesia (UM.ID) (UNISMA) TURUT JADI FASILITATORNYA

Bekasi – Pemerintah Kecamatan Bekasi Selatan Kerja Sama dengan Indonesia Ramah Lansia (IRL), Universitas Muhammadiyah Indonesia (UM.ID) (UNISMA), dan Stikes Bhakti Husada Cikarang dengan bangga mengumumkan peluncuran “Sekolah Lansia Bersinar” di SMAN 8 Bekasi, Senin, 4 Maret 2024. Kegiatan ini bertujuan untuk memberdayakan lansia melalui pendidikan dan pengetahuan selama setahun ke depan.

“Sekolah Lansia Bersinar” merupakan inisiatif kolaboratif yang dirancang untuk menciptakan lingkungan yang inklusif dan ramah lansia. Dengan dukungan dari pemerintah, lembaga pendidikan, dan organisasi masyarakat, kegiatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat yang nyata bagi lansia di Bekasi Selatan.

Melalui program ini, para peserta akan diajari berbagai keterampilan baru, memperdalam pengetahuan tentang kesehatan dan kesejahteraan, serta berpartisipasi dalam kegiatan sosial yang membangun komunitas yang kuat dan mendukung satu sama lain.

“Kami sangat bersemangat untuk meluncurkan ‘Sekolah Lansia Bersinar’ di SMAN 8 Bekasi. Ini adalah langkah penting dalam memastikan bahwa lansia di komunitas kami merasa dihargai dan didukung dalam perjalanan kehidupan mereka,” Kepala Pemerintah Bekasi Selatan Karya Sukmajaya S.AP., M.Si.

IMG_9150

Kegiatan ini juga akan melibatkan mahasiswa dan dosen dari Universitas Muhammadiyah Indonesia (UM.ID) yang akan menjadi fasilitator dalam program ini. Tepatnya yaitu Psikolog Neliana Puspita Sari, M.Psi., selaku Dosen UNISMA serta Mahasiswa UNISMA yang berasal dari program studi (prodi) Psikologi (FPKH) dan Manajemen (FE). Dengan demikian, generasi muda akan dapat belajar dari pengalaman dan kebijaksanaan lansia, sementara lansia akan merasa diakui dan dihargai dalam masyarakat.

“Sekolah Lansia Bersinar” tidak hanya tentang memberikan pelatihan dan pengetahuan baru, tetapi juga tentang menciptakan ikatan emosional dan sosial yang kokoh di antara generasi yang berbeda. Selain itu juga diberikan pengetahuan dari segi kesehatan biologis dan dari psikologis. Ini adalah langkah maju yang signifikan dalam membangun komunitas yang inklusif dan berkelanjutan di Bekasi Selatan.

“Kami mengundang masyarakat untuk bergabung dan mendukung upaya ini serta menyambut kolaborasi lebih lanjut untuk memperluas dampak positifnya,” ujar Kepala Pemerintah Bekasi Selatan Karya Sukmajaya S.AP., M.Si.

Dosen psikologi Universitas Muhammadiyah Indonesia (UM.ID) Bekasi oleh Neliana Puspita Sari,S.Psi.,M.Psi. dalam pemaparanya menjelaskan “tentunya psikologis di usia lanjut tidak sebaik di usia – usia 50han. pentingnya berkegiatan ringan dapat menjaga tubuh untuk selalu bergerak sehingga sirkulasi darah dan metabolisme selalu sehat. dan yang terpenting adalah untuk selalu mempunyai kegiatan untuk bersosialisasi, karena manfaatnya bagi bapak dan ibu di usia lanjut yaitu dapat menjaga daya ingat dan mendapatkan motivasi untuk hidup sehat yang sama – sama sudah berada di usia lanjut”

IMG_9110

NEWS HIGHLIGHT